Lestari Moerdijat, Wakil Ketua Majelis Permusyawatan Rakyat RI

Sepertinya sudah banyak, ya politikus Indonesia yang kami bahas di website ini, tapi tenang saja karena kalau membicarakan politikus wanita yang ada di Indonesia tidak akan ada habisnya. Kali ini kami akan membahas seorang politikus wanita yang saat ini sedang menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Permusyawatan Rakyat RI, siapa lagi kalau bukan Lestari Moerdijat.

Wakil Ketua Majelis Permusyawatan Rakyat RI

Wanita yang akrab disapa Rerie ini lahir di Surabaya, 20 November 1967. Sebelum menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Permusyawatan Rakyat RI, Rerie merupakan seorang eksekutif wanita dan terakhir menjabat sebagai seorang CEO Media Group dan juga Presiden Direktur Media Indonesia.

Rerie juga pernah menjabat sebagai direksi serta komisaris pada beberapa anak perusahaan dari Media Group, seperti Surya Energi Raya, CS Media Investment, Metri TV, Pangansari Utama, dan perusahaan lainnya.

Bukan hanya pada media saja, karena Lestari Moerdijat juga berperan penting pada bidang social, karena ia pernah menjabat sebagai dewan Pembina Yayasan Sukma Bangsa dan juga mengelola beberapa sekoalh unggulan yang ada di Bireuen, Pidie, dan Lhokseumawe, Aceh.

Wakil MPR RI

Ada pula yayasan Dharma Bakti Lestari, di mana yayasan tersebut bergerak aktif dalam melakukan kegiatan sosial pada bidang kesehatan, pendidikan, pembinaan UMKN, pemberdayaan pemuda dan perempuan.

Wanita yang sering menggunakan kebaya ini juga merupakan salah satu pendiri dari partai NasDem dan menjabat sebagai anggota Majelis Tinggi DPP Partai NasDem dan Korwil Partai NasDem Jawa Tengah Daerah Istimewa Yogyakarta,

Bagaimana dengan kehidupan dari wanita yang pernah berjuang melawan Kanker serviks ini menghabiskan masa kecilnya sampai SMA di Purwokerto. Ia sudah aktif mengikuti organisasi sejak di bangku sekolah.

Awal kariernya, Rerie bekerja di Royalindo Expoduta sebagai seorang Executive Production Assistant, di mana ini melenceng atau tidak sama dengan jalur pendidikan yang sebelumnya pernah ia tempuh.

Hal ini membuat Rerie mengambil pendidikan di London School dengan jurusan Public Relation. Kursus yang dia ambil di London School pada tahun 1993 ini mengantarkan Rerie untuk mengenal teman-temannya yang bekerja di Media Indonesia, termasuk sekretaris dari Surya Paloh.

Karenanya, Rerie mendapatkan tawaran untuk masuk menjadi bagian dari Media Indonesia. Di tahun yang sama, Rerie bergabung dengan Media Indonesia.

Rerie memiliki alasan tersendiri kenapa ia tertarik bergabung dengan Media Indonesia, itu karena ia tertarik untuk menulis sejak duduk di bangku kuliah. Sebelumnya pun ia pernah bekerja paruh waktu sebagai Editor di Weekly News Magzine.

Bakat dan instuisi yang dimilikinya pun ternyata menarik perhatian dari Surya Paloh. Ia pun diberikan kesempatan untuk mengelola Indocater, sebuah perusahaan katering yang Surya Paloh dirikan dan juga bagian dari Media Group.

Pada awalnya di Indocater Rerie mendapatkan jabatan sebagai Business Development Manager, lalu lama-lama ia mendapatkan posisi President Commisioner di tahun 2010. Selama ia menjabat di Indocater, perusahaan itu sudah mendapatkan sertifikasi ISO 0991 2000 di tahun 2008.

Saat ini Indocarter sudah menjadi salah satu perusahaan katering terbesar yang ada di Indonesia dan memiliki klien yang besar baik dari perusahaan minyak, gas, atau pun tambang.

Karena keberhasilannya dalam memimpin Indocarter, Rerie pun mendapatkan kepercayaan dari Surya Paloh untuk bisa memimpin perusahaan yang tergabung pada Media Group dan kebanyakan perusahaan tersebut memiliki pertumbuhan bisnis yang meningkat dengan pesat.

Itulah sedikit informasi seputar Wakil Ketua Majelis Permusyawatan Rakyat RI kita saat ini, Lestari Moerdijat. Semoga informasi ini bisa bermanfaat bagi yang membutuhkan!